Home » Perempuan (page 10)

Perempuan

Pembentukan Sekolah Perempuan Tingkat Desa

Pendidikan merupakan hak yang harus diperoleh semua warga negara, seperti yang tertulis dalam pasal 5 UU RI tentang sistem pendidikan nasional. Namun pada pelaksanaannya pendidikan salah satu bidang yang sering dipandang memiliki masalah bias gender. Persoalan bias gender dalam pendidikan bukan dari aspek pendidikan itu sendiri, melainkan dari para pelaku dunia pendidikan yang sering mengabaikan aspek kesetaraan gender di dalamnya. Di satu sisi peran pendidik sering diidentikkan dengan perempuan karena pekerjaan ini lebih mengutamakan kesabaran, ketelatenan, dan kepedulian yang hal tersebut identik dengan sifat feminin kaum perempuan, sementara disisi lain akses kaum perempuan ke dunia pendidikan masih merupakan masalah besar. Dibeberapa daerah Indonesia masih sering dijumpai persoalan orang dewasa tidak bisa baca-tulis atau tuna aksara, dan kebanyakan adalah perempuan. Contohnya …

Read More »

SOSIALISASI GENDER WATCH DI DESA SUMBER GEDE

Pada 27 Nopember 2014, pukul 13.30-15.30 WIB, di Balai Desa Sumber Gede, diadakan pertemuan antara pihak Tim Gender Watch KPS2K dengan pihak aparat dan tokoh masyarakat desa Sumber Gede Kecamatan Wringin Anom Kabupaten Gresik. Kegiatan ini bertujuan untuk menyosialisasikan program gender watch tahun kedua, meminta dukungan dan masukan dari aparat dan tokoh masyarakat setempat. Oleh karena itu kegiatan ini diberi nama “Sosialisasi Program Gender Watch di Desa Sumber Gede”. Kegiatan sosialisasi gender watch di desa Sumber Gede dihadiri oleh 34 orang peserta dari aparat desa dan tokoh masyarakat (17 perempuan dan 17 laki-laki). Kegiatan ini diawali dengan pembukaan MC dari pihak desa. Setelah itu, dilanjutkan dengan sambutan dari Kepala Desa Sumber Gede yang merasa senang dengan kehadiran teman-teman KPS2K yang …

Read More »

PERTEMUAN TIM PEMANTAU KABUPATEN (TPKAB) PASKA WORKSHOP NASIONAL

Pertemuan TPKab paska workshop nasional dilaksanakan pada hari Selasa tanggal 23 Desember 2014 di kantor Pemkab Gresik lantai 4 ruang Argo Lengis. Pertemuan ini dihadiri oleh 24 orang peserta Tim Pemantau Kabupaten (21 pr, 3 lk). Dalam pertemuan TPKab ini, M. Fahmi memandu pembukaan dan memaparkan tujuan pertemuan. Inti dari pertemuan ini adalah menyampaikan hasil workshop nasional tim pemantau kabupaten yang diselenggarakan pada tanggal 12-16 Desember 2014 di Jakarta. Setelah pembukaan, dilanjutkan dengan pengenalan beberapa jenis analisis gender yang menjadi salah satu materi di workshop nasional tpkab. Untuk melihat kuota perempuan dalam sebuah forum, jenis analisis yang dipakai adalah pathway (gap-gender analysis pathway). Sementara itu, jika ingin melihat kualitas perempuan, sejauh mana perempuan itu dapat berpartisipasi dalam pembangunan, maka jenis …

Read More »

Sekolah Perempuan Pedesaan

Kegiatan Pembelajaran Sekolah Perempuan Pedesaan yang dikembangkan oleh KPS2K bertujuan untuk mengembangkan Pendidikan Adil Gender untuk menjawab berbagai persoalan yang dihadapi perempuan seperti tingginya akan buta aksara perempuan, kurangnya penghasilan dan persoalan-persoalan lainnya yang khas dihadapi perempuan seperti kasus pemaksaan pernikahan anak, poligami, KDRT, beban ganda perempuan, kurangnya keterlibatan perempuan dalam pembuatan kebijakan di Komunitas, adanya konflik horizontal antar warga dan isu-isu kekerasan terhadap perempuan lainnya. Sekolah Perempuan ini diharapkan juga menjadi salah satu solusi tepat sebagai upaya merespon kebutuhan-kebutuhan perempuan untuk berorganisasi dan mengaktualisasi diri, Sekolah Perempuan diharapkan juga dapat menjadi pusat-pusat kegiatan bersama perempuan di komunitas dan dapat menjadi organisasi akar rumput yang disegani di komunitas. Sekolah Perempuan ini juga memiliki tujuan untuk melahirkan pemimpin-pemimpin perempuan yang berperspektif …

Read More »

Seminar dan Workshop Perlindungan Sosial

Kegiatan ini serangkaian dengan seminar yang dilakukan sebelum kegiatan workshop dilakukan. Kegaiatan ini diadakan bertujuan untuk memperkuat posisi komite pemantau dan kapasitasnya untuk melakukan “Pemantauan Bersama” terhadap program perlindungan sosial dengan perspektif keadilan gender dan inklusif. Kegiatan workshop dihadiri 31 orang yang terdiri dari 7 orang laki-laki, 24 orang perempuan. Peserta yang hadir adalah 12 orang dari tim pemantau komunitas, 8 orang dari tim pemantau kabupaten dari unsur SKPD, NGO, Akademisi dan 11 orang panitia dan fasilitator. Pembukaan acara dilakukan oleh Wakil Bupati Kabupaten Gresik yaitu Bapak H. Moch. Qosim M.Si sekaligus pembukaan untuk acara seminar. Hari pertama workshop dimulai pada pukul 14.30 diawali dengan perkenalan yang difasilitatori Iva Hasanah. Sei perkenalan peserta diminta fasilitator untuk menuliskan nama, asal lembaga, …

Read More »

Penandatanganan MOU dengan Pemerintah Gresik

Penandatanganan nota kesepahaman bersama ini dilakukan di Aula Mandala Bakti Praja, 12 Agustus 2014, yang dihadiri sekitar 500 orang yang terdiri dari Para Kepala Desa, Camat, SKPD di lingkungan Pemerintah Kabupaten Gresik, Anggota DPRD, Tokoh Masyarakat, LSM, akademisi dan ibu-ibu yang tergabung dalam Sekolah Perempuan di 2 desa yang terletak di kab. Gresik. Pemerintah Kabupaten Gresik bekerjasama dengan Kelompok Perempuan dan Sumber-sumber kehidupan (KPS2K), Jatim dan Institut KAPAL(Lingkaran Pendidikan Alternatif) Perempuan, Jakarta dalam sebuah program yang disebut Gender Watch. Ini merupakan komitmen yang diberikan Pemerintah Daerah Gresik yang telah memberikan ruang partisipasi bagi perempuan penerima manfaat program perlindungan sosial, saat ini difokuskan pada perempuan di pedesaan. Para perempuan desa tersebut yang merupakan penerima manfaat atau bukan, dibekali dalam sebuah proses …

Read More »

Deklarasi Forum Desa

Deklarasi forum desa merupakan salah satu strategi penguatan kerjasama multipihak di tingkat desa antara perempuan penerima manfaat program perlindungan sosial, pemerintah desa, tokoh masyarakat dan agama, kader PKK . Deklarasi ini menunjukkan bahwa pemantau bersama untuk program perlindungan sosial telah mendapatkan dukungan dari seluruh perwakilan di desa sebagai wujud pentingnya upaya bersama agar program perlindungan sosial dapat diterima tepat sasaran. Pemantauan yang akan dilakukan terkait program perlindungan sosial khususnya Jaminan Kesehatan atau KIS bertujuan pula untuk memperbaiki agar program ini lebih berkualitas dalam implementasinya. Program Gender Watch sebagai salah satu gerakan pemantauan yang dilakukan oleh perempuan penerima manfaat merupakan salah satu langkah agar penerima manfaat dapat menagih janji akan hak-haknya melalui sebuah pemberdayaan yang dinamakan audit gender berbasis komunitas (AGBK). …

Read More »

Pelatihan Kepemimpinan Perempuan dan Perlindungan Sosial Tahap 1

Pelatihan Kepemimpinan Perempuan dan Perlindungan Sosial Tahap 1 yang dilakukan selama 4 hari pada hari Sabtu tanggal 22 Juni 2014 sampai dengan hari Rabu tanggal 25 Juni 2014 di Prigen Pasuruan Jawa Timur. Pelatihan Kepemimpinan Perempuan dan Perlindungan Sosial tahap 1 ini bertujuan untuk menumbuhkan kesadaran perempuan penerima manfaat tentang sensitifitas gender sebagai dasar dalam membangun kepemimpian perempuan melalui monitoring program perlindungan sosial Sebelum Kegiatan Pelatihan, tahapan yang dilakukan dalah perekrutan peserta training pada 8 sekolah Perempuan yang berasal dari desa melalui pertemuan-pertemuan Sekolah Perempuan dengan metode Diskusi yang demokratis dan partisipatif. Setiap Sekolah Perempuan diharapkan dapat mengirimkan masing-masing 2 orang perwakilan dengan kriteria calon peserta training sebagai berikut: Berasal dari kelompok miskin, 80% berasal dari kelompok perempuan miskin dan …

Read More »

SOSIALISASI GENDER WATCH DI DESA SOOKO

Pada 27 Nopember 2014, pukul 10.00-12.30 WIB, dilaksanakan kegiatan “Sosialisasi Program Gender Watch di Desa Sooko”. Kegiatan ini bertujuanuntuk meyosialisasikan program gender watch tahun kedua, meminta dukungan dan masukan dari aparat dan tokoh masyarakat setempat, agar pelaksanaan program gender watch berjalan dengan lancar dan sukses. Kegiatan sosialisasi gender watch di Sooko dihadiri oleh 27 orang peserta dari aparat desa dan tokoh masyarakat (14 perempuan dan 13 laki-laki). Kegiatan ini diawali dengan pembukaan dan penjelasan orientasi kegiatan oleh M. Fahmi. Setelah itu, dilanjutkan dengan sambutan dari Rumi Handayani yang mengenalkan tentang organisasi KPS2K. Kemudian sambutan dari pihak aparat desa yang diwakili oleh Sekretaris Desa Sooko (Siswanto). Acara dilanjutkan dengan pemaparan materi oleh Iva Hasanah tentang desain gender watch dan keuntungannya bagi …

Read More »

PERTEMUAN SOSIALISASI PERSIAPAN PELAKSANAAN GENDER WATCH TAHUN KEDUA

Pada 19 November 2014, di Ruang Argo Lengis, Gedung Pemkab Gresik Lantai 4, diadakan pertemuan Tim Pemantau Kabupaten. Agenda pertemuan itu adalah menyosialisasikan persiapan implementasi gender watch tahun kedua di Kabupaten Gresik yang dimulai sejak Oktober 2014 sampai dengan Juni 2015. Pertemuan tersebut dihadiri oleh 11 orang peserta Tim Pemantau Kabupaten (8 perempuan dan 3 laki-laki). Pertemuan yang dimulai sejak pukul 09.30-13.00 WIB tersebut mengenalkan alat Audit Gender Berbasis Komunitas (AGBK) dan mendiskusikan persiapan workshop nasional Tim Pemantau Kabupaten. Pertemuan tersebut juga dijadikan media untuk melakukan konsolidasi antar tim pemantau kabupaten setelah workshop komite pemantau daerah pada 2-4 September 2014. Dalam pertemuan TPKab ini, diskusi yang terjadi berjalan secara mengalir. Di sela-sela fasilitator menyampaikan materi tentang gender watch dan pengenalan …

Read More »