Home » Pendidikan (page 4)

Pendidikan

PERINGATAN HARI ANTI KEKERASAN TERHADAP PEREMPUAN DAN ANAK “ SELAMATKAN GENERASI DARI PERKAWINAN ANAK”

Bertempat di Gedung PKK Putri Mijil Kabupaten Gresik, Rabu, 7 Desember 2016, Peserta terdiri dari unsur Forum Multipihak Desa dan kabupaten, Komite Pemantau Daerah dan Sekolah Perempuan. Kegiatan ini bertujuan memperluas gerakan yang mengkampanyekan Anti Kekekerasan Terhadap Perempuan dan Anak, Memperkuat kapasitas forum multiphak kabupaten dalam membangun strategi  penghentian perkawinan anak dengan melibatkan semua pihak, Meningkatkan kapasitas komunitas akar rumput dalam mengkampanyekan Anti Kekerasan Terhadap Perempuan dan Anak, Menyepakati deklarasi bersama untuk upaya penghapusan Kekerasan Terhadap Perempuan dan Anak. Kegiatan ini dimaksudkan juga sebagai puncak kegiatan Sekolah Perempuan dalam memperingati hari keaksaraan Internasional, Sekolah Perempuan menyelenggarakan lomba menulis dengan tema membaca masa lalu, menulis masa depan.  Pemenang lomba menulis  dan penyerahan hadiah diberikan pada pelaksanaan kegiatan ini. Kegiatan ini dikemas …

Read More »

Workshop “Penghidupan Berkelanjutan Perempuan” Berperspektif Feminis dan Pluralis (Livelihood).

Workshop “Penghidupan Berkelanjutan Perempuan” Berperspektif Feminis dan Pluralis (Livelihood), bertempat di Hotel Heritage Surabaya selama 2 hari, 7-8 November 2016, menghadirkan narasumber dari Institut KAPAL Perempuan Ibu Titik Hartini, diikuti 11 orang leader Sekolah Perempuan Desa Sumbergede, Kesamben Kulon, Mondoluku dan Sooko. Ibu Titik menyampaikan bahwa tujuan dari workshop ini adalah untuk pendalaman strategi dan indikator outcome livelihood, Menguji kelayakan usaha dari kegiatan ekonomi yang dikembangkan, dan menyiapkan kelembagaan ekonomi Sekolah Perempuan. Out comes dan indikator penghidupan berkelanjutan (Livelihood) yang akan dikembangkan oleh Sekolah Perempuan harus dapat memenuhi unsur sebagai berikut: Meningkatkan pendapatan Meningkatkan kualitas hidup perempuan Mengurangi kerentanan Kedaulatan pangan Penggunaan basis sumberdaya alam yang berkelanjutan (sustainable) Sekolah perempuan juga berdiskusi untuk menganalisis kekuatan, kelemahan, peluang dan tantangan yang …

Read More »

Rembug Desa

Bertempat di Balai Desa Sooko Kecamatan Wringinganom Kabupaten Gresik, Kamis, 24 November 2016 telah dilaksanakan Rembug Desa “Mendorong Perencanaan dan Penganggaran Pembangunan Desa melalui Partisipasi Perempuan dan Kelompok Marginal” antara masyarakat dan pemerintah desa (Desa Sumbergede, Desa Kesamben Kulon, Desa Mondoluku dan Desa Sooko)  dan  BAPPEDA Kabupaten Gresik yang diwakili saudara Rian Permana Suwanda (Staf Bidang Kemasyaraktan dan Sosial Budaya)sebagai narasumber. Peserta yang hadir terdiri dari Tim Pemantau Komunitas, Sekolah Perempuan dan Tim pemantau Kabupaten Gresik yaitu Ibu Diana Indriati (Universitas Muhammadiyah) dan Bapak A. Chilmi Fahrudin (PAL Gresik) . Sekolah perempuan diwakili beberapa anggotanya menyampaikan pertanyaan, misalnya, apa dampak bagi desa jika tidak melibatkan perempuan dalam musyawarah-musyawarah pembangunan desa dan menyatakan ucapan terimakasih kepada pemerintah desa karena sejak ada …

Read More »

Gerakan Gender Watch Merupakan Sebuah Inisiatif Untuk Membangun Gerakan Memperjuangan Hak Atas Perlindungan Sosial

Gerakan Gender Watch merupakan sebuah inisiatif untuk membangun gerakan memperjuangan hak atas perlindungan sosial untuk kesejahteraan rakyat miskin, perempuan dan kelompok marginal. Yang menghasilkan data alternatif tentang kemiskinan yang diintegrasikan dengan indikator indeks kesenjangan gender, kelompok-kelompok terorganisir dan kritis sebagai bagian yang berkontribusi terhadap realisasi tanggung jawab negara untuk memenuhi hak-hak dasar warganya, membawa perubahan kebijakan dan penganggaran dari tingkat desa, kabupaten dan nasional yang pro-poor dan responsif gender serta mengusulkan konsep pada pemerintah pusat tentang sistem perlindungan sosial berperspektif Gender, Inklusif dan Transformatif. Gerakan ini juga ingin mendorong kebijakan-kebijakan yang berorientasi pada kepentingan orang miskin, kelompok marginal, minoritas dan berkeadilan gender, tata kelola pemerintahan(good governance) yang baik dan proses demokratisasi. Agar ini tercapai maka harus dipastikan adanya partisipasi kelompok …

Read More »

Gender Watch Sebagai Program Inovatif Pemerintah Daerah

Pengembangan program Gender Watch yang didukung oleh program MAMPU bersama Institut Kapal Perempuan Jakarta dengan mitra-mitra daerahnya yang menyebar di beberapa propinsi, telah dimulai sejak tahun 2013 dan mendapatkan respon yang baik oleh pemerintah daerah baik kota maupun kabupaten. Dukungan penuh oleh Pemerintah daerah baik dari kabupaten/kota sampai desa/kelurahan ada yang sudah disyahkan dalam bentuk Nota Kesepahaman Bersama antara para pihak yaitu Pemerintah Kabupaten, Institut Kapal Perempuan dan mitra daerah. Dengan kekuatan MOU ini maka semakin kuat pola kerjasama yang dilakukan sampai pada jajaran tingkat paling bawah yaitu desa/kelurahan. Ketertarikan pemerintah daerah dalam hal ini dapat dipahami karena selama ini masih rendah intervensi dari pihak ketiga. Dalam kontek ini adalah kontribusi masyarakat sipil di daerah untuk berstrategi langsung pada program-program …

Read More »

Sekolah Perempuan Untuk Melahirkan Pemimpin Perempuan Akar Rumput

Mengentaskan kemiskinan perempuan masih menjadi sebuah pertanyaan besar dan merupakan sumber kegelisahan bagi kaum feminis hingga saat ini. Didorong oleh  kegelisahannya, kaum feminis mencoba untuk menganalisis lebih jauh feminisasi kemiskinan tersebut sebagai perspektif. Walaupun hasil analisis ini beragam tetapi ada benang merah yang menyatukan mereka, yaitu mereka percaya bahwa kegagalan pembangunan untuk mensejahterakan perempuan bersumber dari ketidakmampuan para pendukung pembangunan untuk mengenali subordinasi perempuan dalam masyarakat patriarkhis sebagai faktor utama. Sehingga perempuan tidak dianggap sebagai target utama pembangunan karena mereka dilibatkan dalam posisi sebagai istri, ibu dan agen reproduktif, ini berbeda dengan laki-laki. Upaya untuk membawa analisis-analisis feminis ke dalam perbincangan pembangunan sudah dilakukan sejak tahun 1970an. Misalnya saja Ester Boserup dalam bukunya yang berjudul Women’s Role in Economic Development …

Read More »

Gender Watch Sebagai Gerakan Pemantauan Bersama Berbasis Gender

Gerakan Gender Watch merupakan sebuah inisiatif untuk membangun gerakan memperjuangan hak atas perlindungan sosial untuk kesejahteraan rakyat miskin, perempuan dan kelompok marginal. Gerakan ini ingin diwujudkan melalui 4 (empat) strategi utamanya yakni: 1)Knowledge Development dengan memperkuat Pengetahuan tentang Kepemimpinan perempuan dan Sistem Perlindungan sosial. Usulan Sistem perlindungan sosial berbasis gender yang inklusif dan transformatif oleh pemerintah, 2)Advokasi Berbasis Data untuk Program Perlindungan Sosial Pemerintah untuk mendorong keluarnya kebijakan dan penganggaran pemerintah daerah dan pusat yang pro poor dan gender. 3)Penguatan Kepemimpinan dan Kapasitas Perempuan Miskin. 4) Penguatan Jaringan Nasional dan Lokal untuk memfasilitasi gerakan advokasi berbasis data untuk Program Perlindungan sosial Upaya-upaya di atas dilakukan untuk mengatasi permasalahan pemiskinan yang berwajah perempuan agar terwujud kebijakan-kebijakan dan anggaran yang mampu meningkatkan …

Read More »

Pemiskinan Berwajah Perempuan (Feminisasi Pemiskinan)

Berdasarkan Survei Demografi dan Kesehatan Indonesia (SDKI), angka kematian ibu (AKI) per 100.000 kelahiran hidup menurun secara bertahap, dari 390 (1991) menjadi 334 (1997), 307 (2003) dan 228 (2007) dan tahun 2012 melonjak 359 tidak jauh berbeda dengan 22 tahun yang lalu. Dalam laporan The Global Gender Gap 2014 posisi Indonesia ada di posisi 97 di bawah negara miskin seperti Vietnam, Laos dan berada jauh dari sesama negara middle yaitu Philipina yang gapnya hanya di level 9. Kuota 30% dalam parlemen tidak tercapai bahkan hanya 17,3 %. Perkawinan di bawah umur mencapai 43,85%. KOMNAS Perempuan mencatat selama tahun 2013 terjadi 279.760 kekerasan perempuan yang terdiri dari 263.285 kasus dan terbanyak adalah kasus kekerasan dalam rumah tangga (KDRT). KOMNAS Perempuan mencatat …

Read More »

Problematika Program Penanggulangan Kemiskinan

Konsepsi kemiskinan menurut pemerintah merupakan sebuah kondisi yang berada di bawah garis nilai standar kebutuhan minimum, baik untuk makanan dan non makanan, yang disebut garis kemiskinan (poverty line) atau batas kemiskinan (poverty threshold). Garis kemiskinan adalah sejumlah sejumlah rupiah yang diperlukan oleh setiap individu untuk dapat membayar kebutuhan makanan setara 2100 kilo kalori per orang per hari dan kebutuhan non-makanan yang terdiri dari perumahan, pakaian, kesehatan, pendidikan, transportasi, serta aneka barang dan jasa lainnya. Konsep ini diwujudkan dalam 14 ciri-ciri kemiskinan. Dalam pelaksanaannya 14 kriteria inilah yang sering menjadi permasalahan pada saat diimplementasikan dalam pendataan di daerah. Selain bagaimana perbedaan kriteria ini menjadi permasalahan yang ada di masyarakat dan dapat berdampak pada data yang tidak tepat dapat pula memicu dampak …

Read More »

Memperkuat dan Memastikan Pelibatan Perempuan Miskin untuk Mendorong Kebijakan Publik Pro Feminis melalui Gerakan Gender Watch di Kabupaten Gresik.

Gender watch adalah suatu strategi untuk mengadvokasi kebijakan berbasis bukti yang pro-perempuan. Gender Watch dikembangkan untuk meningkatkan akses dan partisipasi perempuan miskin dan marginal terhadap program perlindungan sosial pemerintah. Peningkatan akses ini dimulai dengan membangun kapasitas perempuan miskin melalui pengorganisasian akar rumput lewat Sekolah Perempuan di 6 propinsi di Indonesia yaitu Jawa Timur, Nusa Tenggara Timur, Nusa Tenggara Barat, Sulawesi Selatan, Jakarta dan Sumatera Barat. Kabupaten Gresik adalah salah satu pilot project di Jawa Timur. Di sekolah perempuan, perempuan mengumpulkan data, bekerja dengan banyak pemangku kepentingan menyampaikan data yang mereka peroleh ke pengambil kebijakan dan mengawal Musrenbang desa sampai kabupaten. Kerja dan kontribusi Sekolah Perempuan dalam pembangunan mendorong Pemerintah Kabupaten Gresik berkomitmen untuk mengalokasikan anggaran untuk sekolah perempuan dan mereplikasi …

Read More »