Home » Kemiskinan (page 10)

Kemiskinan

Asistensi Lapangan dalam Penjaringan CTPD

Gresik – Pada 13 Januari 2014 Tim Gender Watch KPS2K turun lapangan dalam rangka melakukan asistensi kepada staf lapangan (CO) untuk melakukan wawancara mendalam dan observasi partisipatif dalam penentuan Calon Tim Pemantau Desa (CPTD). Turun lapangan ini juga bermaksud melengkapi data-data sekunder berupa dokumen-dokumen desa. Dari hasil observasi, wawancara dan observasi, ditemukan implementasi program perlindungan sosial yang tidak tepat sasaran. Misalnya, Ibu Tukaini, warga miskin klaster 1 di Desa Mondoluku tidak mendapatkan bantuan sosial berupa Program Keluarga Harapan (PKH). Selain mendapatkan tambahan temuan, Tim GW KPS2K juga berhasil mendapatkan peta desa Mondoluku dan Kesamben Kulon versi BPS. Peta tersebut difungsikan untuk memahami medan lokasi GW di 2 desa, disamping dipakai untuk melengkapi profil desa. Persiapan sosial dengan menggunakan metode partisipatif …

Read More »

Sosialisasi Desain Gender Watch di Jajaran BALITBANGDA dan SKPD Kab. Gresik

Gresik – Pada bulan ini (30 Januari 2014) dilaksanakan forum pemaparan desain gender watch di hadapan para SKPD dan BALITBANGDA Kab. Gresik. Hal ini dilakukan dalam rangka sosialisasi, penyamaan persepsi, penguatan dukungan dan kerjasama dengan jajaran birokrasi di Kab. Gresik dalam program GW. Acara ini juga menghadirkan 2 ibu miskin dari desa Mondoluku dan Kesamben Kulon. Ibu-ibu tersebut merasa senang karena bisa masuk di kantor Bupati Gresik bahkan diberi kesempatan untuk memperkenalkan diri. Sampai-sampai mengatakan: “Baru kali ini saya bisa masuk di gedung Bupati Gresik, dan memegang microfon untuk bersuara memperkenalkan diri” (pengakuan ibu Julaikha dari Kesamben Kulon dan Ibu Tukaini dari Mondoluku). Jajaran SKPD dan BALITBANGDA juga merasa senang dengan adanya program GW di daerahnya dan akan mempelajari draft …

Read More »

Rendahnya Keterlibatan Perempuan

Hasil Penggalian data dari komunitas-komunitas perempuan di desa Mondoluku dan Kesamben Kulon telah memberikan banyak informasi terkait pelaksanaan program perlindungan sosial. Bagi kelompok perempuan miskin dan terpinggirkan masalah utama yang mereka hadapi adalah ketidaktahuan karena kurangnya sosialisasi, media sosialisasi yang terbatas, rendahnya keterlibatan mulai perencanaan sampai pelaksanaan program dan ketidakmerataan jatah, merupakan temuan-temuan dari kegiatan wawancara dan Pertemuan-pertemuan komunitas.

Read More »

Pengumpulan Data Lapangan (live in)

Dari hasil wawancara dengan para perempuan di 2 desa, intensitas untuk mengatakan bahwa dana-dana bantuan untuk masyarakat miskin tidak tepat sasaran. Di desa Kesamben Kulon dan desa Mondoluku ditemukan masih ada perempuan kepala keluarga yang tidak mendapatkan BLSM (Bantuan Langsung Sementara Masyarakat). Sedangkan untuk beras miskin (Raskin) dibagi merata tanpa ada kriteria penerima, seperti dikeluhkan oleh seorang penerima manfaat di desa Mondoluku mengatakan “Mereka (orang kaya) berhak dapat karena mereka juga ikut membayar pajak, tapi kalau saya tidak bisa membayar iuran RT/kampung tidak mendapat jatah beras” Bahkandari penerima manfaat banyak yang mengatakanbahwa yang mendapatkan perlindungan social seperti Jamkesmas, Jampersal dan PKH adalah orang-orang yang masuk kategori dapat memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari dengan layak. Sedangkan dari pertemuan kampung yang dilakukan di …

Read More »

Penyusunan Profil Desa

Penyusunan profil desa sangat dibutuhkan untuk memperoleh data awal tentang situasi perempuan dan kemiskinan di 2 desa. Pengumpulan data ini menggunakan metode study literatur, obeservasi, wawancara, pemetaan partisipatif dan fokus group discussion yang melibatkan semua stakeholder terutama bagi penerima manfaat program

Read More »