Home » rezadmin

rezadmin

Urgensi Penguatan Kapasitas Pengumpulan Data bagi Komunitas perempuan Miskin

Untuk siapakah perlindungan sosial ? Sejak zaman orde baru hingga saat ini, program perlindungan sosial selalu diikuti dengan polemik tanpa akhir. Korupsi, Kolusi, nepotisme, ditambah lagi dengan mekanisme pendataan yang arbitrer atau bersifat top down, akhirnya memberikan sedikit ruang partisipasi bagi masyarakat miskin. Dalam implementasi program perlindungan sosial, permasalahan tidak tepat sasaran menjadi fenomena yang paling mudah untuk ditemukan, dan kondisi ini selalu berulang tanpa ada penyelesaian serius dari pemerintah. Mungkin, jika boleh hanya menentukan satu – dari banyak faktor – terkait problematika distribusi perlindungan sosial adalah model pendataan yang tidak partisipatoris. Pendataan yang tidak partisipatif cenderung berdampak ketidak pahaman masyarakat terhadap mekanisme dan peraturan perlindungan sosial terkait sehingga pada akhirnya menimbulkan ketidakpuasan masyarakat bahkan tidak jarang pula memicu konflik. …

Read More »

Workshop Penguatan Forum Multipihak Kabupaten untuk Mendukung “Pemantauan Bersama” terhadap Program Perlindungan Sosial dengan Perspektif Keadilan Gender dan Inklusif

Workshop Penguatan Forum Multipihak Kabupaten untuk Mendukung “Pemantauan Bersama” terhadap Program Perlindungan Sosial dengan Perspektif Keadilan Gender dan Inklusif Program-program perlindungan sosial penting diketahui oleh masyarakat luas agar dapat diakses dengan mudah dan tepat sasaran. Seperti kita simak atau baca bersama di media massa, masih terdapat ketidaktahuan masyarakat terhadap program-program tersebut dan berdampak pada program-program tersebut tidak sesuai dengan harapan, dan masyarakat tidak dapat memanfaatkan program-program tersebut. Selain akses, penting juga untuk memastikan apakah program-program perlindungan sosial tersebut dapat menyejahterakan masyarakat. Oleh karena itu, salah satu cara untuk melihat apakah program perlindungan sosial tersebut bisa mensejahterakan masyarakat adalah dengan melaksanakan monitoring dan evaluasi. Agar monitoring dan evaluasi ini bisa bermanfaat maka partisipasi dari berbagai pihak sangat diperlukan. Salah satu model …

Read More »

Feminisasi Kemiskinan: Persoalan dan Penanganan

Pada 20 Januari 2015, KPS2K menyelenggarakan seminar tentang feminisasi kemiskinan (kemiskinan perempuan). Seminar ini terselenggara sebagai rangkaian kegiatan gender watch (pemantauan bersama berbasis gender) terhadap program perlindungan sosial yang bekerja sama dengan Institut Kapal Perempuan melalui program Mampu yang disupport oleh Ausaid. Seminar tentang feminisasi kemiskinan sangat menarik untuk dicermati, sebab faktanya memang kemiskinan cenderung berwajah perempuan. Di sinilah kemudian muncul istilah feminisasi kemiskinan (kemiskinan perempuan). Kemiskinan perempuan ini terjadi akibat perlakukan-perlakuan yang meosisikan perempuan menjadi miskin. Perempuan miskin, tidak hanya perempuan yang tidak mampu secara finansial. Akan tetapi perempuan miskin itu bisa juga berupa kondisi perempuan yang tidak mampu berpartisipasi dalam hal pembangunan, tidak mampu mengakses pendidikan yang layak, sulitnya mengakses kesehatan reproduksi, dan lain-lain yang membuat perempuan semakin …

Read More »

Urgensi Peran Forum Multi Pihak

Pada 15 Januari 2015, KPS2K menyelenggarakan Kampanye Publik Gerakan Gender Watch (Gender Watch Movement). Kampanye ini dihadiri oleh 612 peserta anggota sekolah perempuan dari 4 desa (Sooko, Sumber Gede, Mondoluku dan Kesamben Kulon). Acara ini diselenggarakan di Balai Dusun Sooko, Desa Sooko, Kecamatan Wringin Anom, Kabupaten Gresik. Dalam acara kampanye publik tersebut, kehadiran Wakil Bupati Gresik (Mohammad Qosim) membuat acara semakin semarak. Ditambah lagi penampilan ibu-ibu perempuan yang tergabung dalam sekolah perempuan dengan beragam kreasinya yang menarik membuat suasana acara semakin meriah. Tidak hanya itu, wujud ekspresi dan kreasi seni yang ditampilkan, merupakan simbol atas liberation of woman (pembebasan perempuan) dari domestifikasi dan kebudayaan patriarki. Acara kampanye publik juga diikuti oleh pengesahan forum multi pihak desa Sooko dan Sumber Gede. …

Read More »

PUBLIKASI GERAKAN PEMANTAUAN BERBASIS GENDER

“Gerakan partisipasi perempuan dalam mendorong pemantauan berbasis gender terhadap program perlindungan sosial agar berpihak pada perempuan, kelompok marginal dan masyarakat miskin” Pada 15 Januari 2015, KPS2K melakukan publikasi gerakan pemantauan berbasis gender. Kegiatan publikasi ini menggambarkan keberhasilan KPS2K bersama Institut Kapal Perempuan dalam melaksanakan program Gender Watch, sejak Oktober 2013 sampai dengan september 2014 (tahun ke-1). Kegiatan ini dihadiri 519 perempuan miskin yang masuk dalam anggota sekolah perempuan, 81 orang dari forum multipihak empat desa wilayah program, 7 orang dari forum multipihak kabupaten Gresik, ketua Gerakan Organisasi Wanita, danWakil Bupati Gresik. Dalam sekolah perempuan, perempuan-perempuan miskin melakukan pemantauan bersama untuk perbaikan program perlindungan sosial. Perbaikan program perlindungan sosial tidak berarti menuntut adanya perubahan/penambahan anggaran baru, tertapi perbaikan target penerima program …

Read More »