Home » Anggaran » Pemberdayaan Perempuan Desa Ungkit Kualitas Hidup Masyarakat

Pemberdayaan Perempuan Desa Ungkit Kualitas Hidup Masyarakat

Cerita bu Anna dan Yuli menjadi inspirasi bagi kita semua. Dana Desa yang bertujuan agar desa dapat mandiri dengan memaksimalkan potensi yang dimiliki baik Sumber Daya Alam maupun Sumber Daya Manusianya menjadi jelas ketika diterapkan pada program pemberdayaan masyarakat seperti model Sekolah Perempuan.

Pemberdayaan masyarakat yang menyasar perempuan miskin ini, telah menjadi inovasi bagi pemerintah kabupaten Gresik, dengan Sekolah Perempuan Pemda Gresik berhasil mendapatkan penghargaan di tingkat nasional yang berkaitan dengan pembangunan Gender. Seperti yang seharusnya diterapkan bahwa penggunaan dana desa tidak hanya diprioritaskan pada pembangunan infrastuktur namun juga pembangunan manusianya, terlebih untuk pembangunan yang mampu menanggulangi kondisi kemiskinan di tingkat desa.

Pembangunan kemiskinan khususnya pada perempuan melalui sekolah perempuan, ampuh untuk memperkuat kepercayaan diri perempuan dan meningkatkan kemandirian perempuan baik kemandirian ekonomi maupun politik. Ketika perempuan yang disebut sebagai kader di Sekolah Perempuan sudah dikatakan mampu jika mereka sudah dapat membuat keputusan secara mandiri dan berbuat aksi dikelompoknya baik dilingkungan terkecil sampai ditingkat desanya.

Kemampuan kader-kader sekolah perempuan ini yang menarik perhatian pada pimpinan daerah bahkan pimpinan partai sering  mendorong mereka terjun ke ranah politik praktis. Namun bagi kader-kader sekolah perempuan,  politik itu tidak harus  menjadi pejabat publik atau harus menjadi wakil rakyat, namun bagaimana mereka dapat mengubah masyarakat sekitarnya menuju kehidupan lebih layak dan hak-hak dasarnya terpenuhi adapun nantinya akan menjadi pemimpin publik itu adalah strategi, yang paling penting adalah mampu terus memperjuangkan hak-hak perempuan yang masih minim disuarakan.

Program pemberdayaan model Sekolah Perempuan ini menurut Iva Hasanah Direktur KPS2K Jawa Timur, merupakan contoh mudah yang dapat diterapkan dibanyak desa di Indonesia yang saat ini sudah memiliki anggaran dari pusat yaitu Dana Desa. Sekolah Perempuan yang memperkuat kepemimpinan perempuan telah teruji ampuh untuk mengubah pola pikir terutama perempuan yang selama ini tidak dianggap menjadi aktor perubahan yang diperhitungkan dimasyarakat. Bukti dari kedasyatan ini adalah mereka mampu mendekatkan akses pelayanan jaminan kesehatan bagi masyarakat miskin ke desa, betapa pentingnya jaminan kesehatan ini bagi masyarakat miskin karena dengan punya jaminan kesehatan maka kualitas hidup mereka sudah meningkat tidak hanya untuk pengobatan tapi mereka juga dapat melakuan perawatan kesehatannya secara continue. (va).

Baca Juga

Konsultasi Publik “Hasil Pemantauan JKN/KIS PBI di Kab.Gresik Melalui Audit Gender Berbasis Komunitas”

Bertujuan untuk Mengkonsultasikan hasil pemantauan JKN/KIS PBI yang mencakup input, proses, hasil dan dampak maka …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.