Home » Anggaran » PERTEMUAN SOSIALISASI PERSIAPAN PELAKSANAAN GENDER WATCH TAHUN KEDUA

PERTEMUAN SOSIALISASI PERSIAPAN PELAKSANAAN GENDER WATCH TAHUN KEDUA

Pada 19 November 2014, di Ruang Argo Lengis, Gedung Pemkab Gresik Lantai 4, diadakan pertemuan Tim Pemantau Kabupaten. Agenda pertemuan itu adalah menyosialisasikan persiapan implementasi gender watch tahun kedua di Kabupaten Gresik yang dimulai sejak Oktober 2014 sampai dengan Juni 2015. Pertemuan tersebut dihadiri oleh 11 orang peserta Tim Pemantau Kabupaten (8 perempuan dan 3 laki-laki).

Pertemuan yang dimulai sejak pukul 09.30-13.00 WIB tersebut mengenalkan alat Audit Gender Berbasis Komunitas (AGBK) dan mendiskusikan persiapan workshop nasional Tim Pemantau Kabupaten. Pertemuan tersebut juga dijadikan media untuk melakukan konsolidasi antar tim pemantau kabupaten setelah workshop komite pemantau daerah pada 2-4 September 2014.

Dalam pertemuan TPKab ini, diskusi yang terjadi berjalan secara mengalir. Di sela-sela fasilitator menyampaikan materi tentang gender watch dan pengenalan tentang audit gender berbasis komunias (AGBK), peserta juga menyampaikan pemikirannya dan menyampaikan pertanyaan terkait hal-hal yang belum dipahami terkait gender watch dan AGBK. Dengan demikian, diskusi yang terjadi berjalan secara interaktif.

Pada pembahasan mengenai persiapan workshop nasional TPKab, diskusi yang mencuat adalah seputar izin dari atasan terhadap staf yang diundang dalam workshop TPKab tingkat Nasional. Masukan yang diberikan oleh para staf PNS Kabupaten, hendaknya undangan ditujukan kepada Bupati, lalu ditembuskan ke SKPD tempat mereka bekerja, sambil dilampiri nama-nama terang dari peserta yang diundang. Hal ini dimaksudkan agar disposisi dari pimpinan tepat sasaran. Para calon peserta workshop TPKab Nasional juga berharap agar undangan segera sampai kepada mereka, sehingga persiapannya cukup waktu (tidak mendadak).

Kegiatanpertemuan TPKab kali inimenghasilkanbeberapa hal penting, antara lain: (1) Adanya pemahaman peserta terkait kelanjutan implementasi program gender watch tahun kedua; (2) Konsolidasi antar tim pemantau kabupaten terjadi secara baik dan saling melengkapi; (3) Peserta mulai mengenal alat analisis audit gender berbasis komunitas (AGBK), disamping jenis-jenis alat analisis yang lain seperti Pathway dan Harvard; (4) 90 % peserta aktif dalam proses diskusi, dan semakin mengenal tentang gender watch kaitannya dengan perlindungan sosial.

Komunikasi intens dan konsolidasi selalu harus dilakukan antar TPKab agar pemantauan terhadap perlindungan sosial dan bantuan sosial menjadi efektif. (fm)

Baca Juga

Flasmob Tari Remo oleh 500 perempuan di Gresik

Flasmob,dengan menarikan Remo bersama 500 perempuan dari berbagai kalangan masyarakat desa sampai istri pejabat dan …

One comment

  1. Gender oke, sukses selalu

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.