Home » Perempuan » WORKSHOP PENINGKATAN PERAN PEREMPUAN DALAM PENGAMBILAN KEPUTUSAN Dalam Rangka Peringatan Hari Ibu ke 90

WORKSHOP PENINGKATAN PERAN PEREMPUAN DALAM PENGAMBILAN KEPUTUSAN Dalam Rangka Peringatan Hari Ibu ke 90

Dihadiri sekitar 400 orang perempuan se kabupaten Gresik dari berbagai unsur diantaranya PKK, GOW, Sekolah Perempuan, Dinas PMD, Dinas KBPPPA, Forum Anak, Calon Anggota Legislatif Perempuan, Anggota DRPD Perempuan Kabupaten Gresik, Muslimat, Fatayat, dan FORMAGAM. Bertempat di Mandala Bhakti Praja – kantor Bupati Gresik.

Kegiatan ini dikemas dalam bentuk talkshow dengan menghadirkan 2 narasumber dari pemerintah Pusat dan Kabupaten Gresik yaitu Ibu Sylvana Maria, Tenaga Ahli Utama Kedeputian V Kantor Staf Presiden RI (Komitmen Pemerintah untuk mendorong Kepemimpinan Perempuan dalam Pencapaian Pembangunan di Indonesia) dan Ibu Indah Sofyana Sekretaris I Bidang Administrasi dan Kesejahteraan Kab.Gresik (Inovasi Pemerintah Kabupaten Gresik dalam mendorong pembangunan yang responsif gender) serta 2 narasumber dari Anggota Sekolah Perempuan kabupaten Gresik yaitu Lusianah dan Elis Setiyowati

Bupati Gresik Bapak Dr. Ir. H. SAMBARI HALIM RADIANTO, S.T., M.Si.berkenan hadir untuk membuka acara dan dalam sambutannya mengatakan bahwa Keberadaan Sekolah Perempuan menjadi inovasi Kabupaten Gresik yang membawa dampak perubahan besar bagi perempuan-perempuan di Kabupaten Gresik,  selanjutnya Bupati Gresik juga menyatakan “Pemerintah Kabupaten Gresik  berkomitmen akan memfasilitasi pengembangan wilayah Sekolah Perempuan di Kabupaten Gresik”

Selaras dengan pernyataan Bupati Gresik, Lusianah dan Elis Setiyowati memberikan kesaksian (testimoni) perubahan yang dirasakan sebelum dan sesudah mengikuti Sekolah Perempuan. Elis Setiyowati saat ini dipercaya sebagai anggota BPD di desanya dan Lusianah selain aktif mengikuti musrenbang di desanya (kegiatan publik), rumah tangganya semakin bahagia karena bisa berbagi peran dalam pekerjaan domestik dengan suaminya.

Sekolah Perempuan juga diberikan kesempatan untuk menampilkan simulasi pembelajaran di Sekolah Perempuan dengan tema Konsep Sex dan Gender, menari remo dan menyanyikan lagu dangdut yang sudah digubah liriknya sehingga tidak sexis, anti sara dan memberikan semangat untuk memperjuangkan nilai-nilai keadilan dan kesetaraan gender melalui Sekolah Perempuan.

Kegiatan workshop sehari ini merupakan kegiatan yang diselenggarakan setiap tahun di bulan Desember oleh Dinas KB,PP dan PA kabupaten Gresik. Acara ini menjadi refleksi perjalanan kepemimpinan perempuan di Indonesia sekaligus meluruskan makna peringatan hari Ibu yang diperingati tiap tanggal 22 Desember,  yang sebenarnya adalah adanya Kongres Perempuan Indonesia pertama di Indonesia yang dihadiri oleh perempuan dari seluruh daerah.

Kegiatan ini juga merupakan wadah konsolidasi bagi seluruh elemen perempuan yang selama ini concern mendorong kesetaraan dan keadilan gender terutama dari aspek pemberdayaan perempuan dan advokasi kebijakan yang pro perempuan. (rum).

Baca Juga

Pengibaran bendera merah putih oleh 6 ibu-ibu Sekolah Perempuan Gresik

Upacara HUT RI  Kemerdekaan ke 74, 17 Agustus 2019 di bukit Sekapuk menjadi momen yang …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.