Home » Kelompok Marjinal » Pelatihan Kepemimpinan Perempuan dan Perlindungan Sosial Tahap 1

Pelatihan Kepemimpinan Perempuan dan Perlindungan Sosial Tahap 1

Pelatihan Kepemimpinan Perempuan dan Perlindungan Sosial Tahap 1 yang dilakukan selama 4 hari pada hari Sabtu tanggal 22 Juni 2014 sampai dengan hari Rabu tanggal 25 Juni 2014 di Prigen Pasuruan Jawa Timur.

Pelatihan Kepemimpinan Perempuan dan Perlindungan Sosial tahap 1 ini bertujuan untuk menumbuhkan kesadaran perempuan penerima manfaat tentang sensitifitas gender sebagai dasar dalam membangun kepemimpian perempuan melalui monitoring program perlindungan sosial

Sebelum Kegiatan Pelatihan, tahapan yang dilakukan dalah perekrutan peserta training pada 8 sekolah Perempuan yang berasal dari desa melalui pertemuan-pertemuan Sekolah Perempuan dengan metode Diskusi yang demokratis dan partisipatif. Setiap Sekolah Perempuan diharapkan dapat mengirimkan masing-masing 2 orang perwakilan dengan kriteria calon peserta training sebagai berikut:

  • Berasal dari kelompok miskin, 80% berasal dari kelompok perempuan miskin dan 20 % adalah perempuan dari kelompok menengah (kader, dll)
  • Penerima manfaat
  • Aktif (intensif terlibat dalam proses yang sudah dilakukan di komunitas sejak Persiapan sosial sampai adanya pertemuan Sekolah Perempuan)
  • Memiliki komitmen untuk terlibat aktif
  • Dapat saling bekerjasama,
  • Potensial (adanya inisiatif, percaya diri, berani, asertif, bahkan pada tingkat tertentu sudah bisa mengambil keputusan, dll)
  • Bersedia mengikuti Pelatihan sampai dengan selesai

Kegiatan ini diselenggarakan selama 4 hari efektif dengan ketentuan peserta tidak diperkenankan pulang ke rumah. Metode yang digunakan adalah Kegiatan dilakukan dengan partisipatoris yang berbasis pada pengalaman nyata yang dialami oleh para perempuan komunitas baik yang terkait dengan dirinya sendiri maupun yang dialami oleh perempuan miskin di desa masing-masing. Metode akan membantu peserta untuk menjadi dirinya sendiri, bebas mengemukaan pandangan, termotivasi membongkar nilai-nilai dan pandangan yang merugikan perempuan.

Materi pelatihan pada dasarnya mencakup materi-materi yang akan memperkuat peserta dalam hal memetakan permasalahan perempuan, ketidakadilan gender, analisis masalah dari ketidakadilan yang dialami perempuan miskin terkait dengan pemiskinan perempuan dan kepemimpinan perempuan serta pemahaman tentang program perlindungan sosial di wilayah terkait.

Output yang diharapkan adalah tumbuh dan tertingkatnya kesadaran akan konsep gender, dampak ketidakakdilan gender yang terkait dengan pemiskinan perempuan, Tumbuh dan terkuatnya keyakinan bahwa perempuan dapat menjadi pemimpin, Tertingkatnya pemahaman tentang program perlindungan sosial, Menguatnya solidaritas perempuan di komunitas dalam membangun kesolidasai tim, Adanya modul yang dapat dijadikan manual dalam penguatan kepemimpinan perempuan di komunitas, Tertingkatnya kemampuan tim gender watch dalam menfasiitasi pelatihan kepemimpinan perempuan.(va)

Baca Juga

Penganugerahan Champion daerah

Penganugerahan Champion daerah untuk pencegahan perkawinan anakkategori Organisasi Masyarakatkepada Kelompok Perempuan dan Sumber-sumber Kehidupan (KPS2K) …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.