Home » Kelompok Marjinal (page 4)

Kelompok Marjinal

Upacara Bendera HUT RI Ke 72 & Cosplay Sekolah Perempuan

Upacara dengan mengenakan kostum adat dan pahlawan nasional dilakukan dilapangan Kesamben Kulon. Dimulai pada pukul 07.00 pagi dan diikuti oleh 150 orang yang terdiri dari anak-anak dan orang dewasa. Acara ini merupakan acara rutin yang diselenggarakan oleh sekolah perempuan untuk menghormati jasa-jasa para Pahlawan dan memperkuat jiwa nasionalisme sebagai warga negara Indonesia. Tujuan dari Upacara tahun ini yaitu memupuk rasa nasionalisme, keberagaman dan persatuan untuk menebarkan perdamaian sejak dini terutama pada generasi muda dan anak-anak. Menjadi berbeda dalam kegiatan ini karena ibu-ibu sekolah perempuan juga mengajak anak-anak mereka untuk terlibat dengan mengenakan kostum yang menunjukkan kebhinekatunggalikaan. Dalam Upacara ini juga dibacakan Ikrar Perempuan yang disampaikan oleh ibu Sunarti (50 tahun) dari desa Mondoluku. Dalam ikrar ini selain menunjukkan komitmen perempuan …

Read More »

Menginisiasi Pendirian PKBM di desa Kesamben Kulon

Berdasarkan data base anggota Sekolah Perempuan 4 desa bahwa terdapat 51 orang tidak pernah sekolah, 53 orang tidak lulus SD,  372 orang hanya lulus SD/MI/Paket A, dan 245 orang lulus SMP/MTs/Paket B dan adanya keinginan kuat anggota Sekolah Perempuan untuk meningkatkan jenjang formal pendidikannya agar kualitas hidup perempuan meningkat serta kondisi pendidikan masyarakat secara umum menunjukkan kecenderungan yang sama sehingga Sekolah Perempuan Desa Kesamben Kulon dengan didukung Pemerintah Desa dan Tokoh Masyarakatnya menginisiasi pendirian PKBM Gema Masyarakat Perdesaan. PKBM Gema Masyarakat Perdesaan memiliki kekhasan yaitu mengintegrasikan pendidikan Adil Gender dan Pluralisme dalam bidang-bidang penyelenggaraan kegiatannya. Saat ini ada 4 bidang yang akan dikembangkan yaitu Bidang PAUD, Bidang Kesetaraan dan Dikmas, Bidang Kursus dan Bidang Sekolah Perempuan Pada tanggal 22 Mei …

Read More »

Pemeriksaan IVA gratis untuk perempuan miskin

Dalam rangka Peringatan Hari Ulang Tahun Sekolah Perempuan, Hari Kartini, dan Hari Bumi, pada 23 April 2017 , Sekolah Perempuan mengadakan rangkaian kegiatan berupa Senam Sehat, Sosialisasi IVA dan Kanker Leher Rahim dan pemeriksaan IVA secara kolektif dan gratis. Peserta yang hadir dalam kegiatan ini berjumlah 116 orang dari berbagai unsur yaitu Sekolah Perempun, Dinas KBPPPA Kabupaten Gresik, GOW, Perwosi, Tim Medis Puskesmas Kesamben Kulon, Tim Medis RSUD Ibnu Sina,  Dinas Kesehatan dan PKK. Bertempat di Puskesmas Kesamben Kulon. Kegiatan ini merupakan kerjasama antara Sekolah Perempuan, Dinas KBPP Kabupaten Gresik, GOW, RSUD Ibnu Sina, Puskesmas Kesamben Kulon, dan KPS2K Senam Sehat Perwosi dilaksanakan pagi hari di halaman Puskesmas Kesamben Kulon dimaksudkan agar perempuan tumbuh kesadarannya untuk menjaga kesehatan dan kebugaran …

Read More »

Sekolah Perempuan terlibat dalam Musrenbang Tingkat Kabupaten Gresik

Keterlibatan perempuan terutama perempuan miskin dalam pertemuan-pertemuan atau forum-forum pengambilan keputusan perencanaan pembangunan baik tingkat desa, kecamatan sampai Kabupaten menjadi agenda penting yang harus terus didesakkan oleh Sekolah Perempuan dari awal Sekolah perempuan berdiri hingga saat ini agar kepentingan dan kebutuhan perempuan miskin dapat terakomodir dalam RAPBDesa dan RAPBD Kabupaten. Tidak ada yang tahu kebutuhan perempuan miskin kecuali perempuan miskin itu sendiri. Seperti yang telah dialami oleh Ivanie anggota Sekolah Perempuan Dusun Kulon Desa Kesamben Kulon Kecamatan Wringinanom, telah mewakili 955 anggota Sekolah Perempuan pada 3 Maret 2017, hadir dalam Pertemuan Forum Gabungan Organisasi Perangkat Daerah Dinas KBPPPA Kabupaten Gresik untuk menyusun Rencana Kerja Dinas Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Tahun 2018, dalam kesempatan tersebut Ivanie mengusulkan agar …

Read More »

Tari Remo Sekolah P erempuan untuk HUT Kabupaten Gresik

  Pengalaman kedua Sekolah Perempuan terlibat dalam Kirab Budaya Kabupaten Gresik dalam rangka peringatan hari jadi kabupaten Gresik pada 9 Maret 2017. 21 orang anggota Sekolah Perempuan menampilkan tari remo dan orasi untuk memperkenalkan kegiatan-kegiatan  dan capaian Sekolah Perempuan pada masyarakat kabupaten Gresik. Sepanjang jalan selama Kirab, sekolah perempuan mendapat sambutan meriah dari masyarakat yang menonton pawai budaya ini, bahkan sesampai di depan pendopo Alun-alun Kabupaten Gresik, mereka disambut Camat Wringinanom yaitu bapak Darman dengan menari remo bersama di depan Bupati dan Wakil Bupati Gresik. Yang berbeda kali ini seluruh biaya kegiatan baik mulai persiapan sampai pelaksanaan Kirab didukung penuh oleh Kecamatan Wringinanom dan dikelola sendiri oleh Sekolah Perempuan baik perencanaan maupun pertanggungjawaban keuangannya dan  telah diserahkan laporan pertanggungjawaban keuangan …

Read More »

Pemeriksaan IVA (Inspeksi Visual Asam asetat) “Kesadaran Perempuan atas Kesehatan Reproduksinya meningkat” Tempat Puskesmas Kesamben Kulon, 23 April 2016, 09.00 – 16.00

Ulang tahun Sekolah Perempuan ditandai dengan kegiatan pemeriksanaan IVA gratis . kegiatan ini adalah rutinitas yang dilakukan oleh Sekolah Perempuan tiap tahun sekaligus memperingati hari Kartini dan hari Bumi di bulan April. Kali ini Sekolah Perempuan  kerjasama dan mendapat dukungan dari pemerintah kabupaten terutma dinas Pemberdayaan Perempuan dan KB. Sebagai tim medis dalam pemeriksaan ini adalah  tim medis RSUD Ibnu Sina Gresik. Antusiasme perempuan anggota sekolah perempuan mengikuti kegiatan ini luar biasa, karena melebihi dari kuota yang ditetapkan sebelumnya. Kondisi ini merupakan salah satu indikator bahwa mulai adanya perubahan kesadaran para perempuan khususnya yang bersekolah di sekolah perempuan terhadap pentingnya mengetahui tentang kesehatan alat reproduksinya. Menurut Iva Hasanah (Direktur KPS2K) sebagai organisasi yang menginisiasi kegiatan ini menambahkan bahwa dari hasil …

Read More »

Peringatan Hari Kartini

Kelompok Perempuan dan Sumber-Sumber Kehidupan (KPS2K) bersama Institut KAPAL Perempuan dengan didukung Pemerintah Kabupaten Gresik melalui program Gender Watch telah melakukan kegiatan pemberdayaan perempuan miskin perdesaan di desa Kesamben Kulon, Desa Mondoluku, Desa Sooko dan Desa Sumbergede kecamatan Wringinanom sejak bulan Oktober 2013 sampai dengan sekarang. Kegiatan tersebut merupakan penguatan kapasitas untuk perempuan penerima manfaat program perlindungan sosial dalam bentuk sekolah-sekolah perempuan dan telah melahirkan pemimpin-pemimpin atau leader-leader perempuan potensial dari tingkat dusun sampai dengan desa. Sekolah Perempuan yang lahir pada tanggal 21 April 2014 tersebut terdiri dari 19 sekolah perempuan yang beranggotakan sekitar 937  perempuan penerima manfaat dan menghasilkan 111 leader serta 25 Tim Pemantau Komunitas. Pada setiap bulan April terdapat beberapa momen penting bagi perempuan terutama Sekolah Perempuan …

Read More »

Fokus Group Diskusi Replikasi Sekolah Perempuan dan Pemantauan Program Perlindungan Sosial 2017

FGD ini bertempat di Hotel Ibis  Rajawali Surabaya, pada Rabu, 14 Desember 2016, diikuti oleh Forum Multipihak Desa dan Kabupaten, Komite Pemantau Daerah dan Sekolah Perempuan. FGD ini bertujuan memberikan informasi tentang rencana program Gender Watch pada tahun 2017, Memperkuat kapasitas forum multipihak, tim pemantau kabupaten dan tim pemantau komunitas dalam perumusan rencana replikasi sekolah perempuan dan AnalisisGender Berbasis Komunitas (AGBK) tahap 2 (pemantauan JKN-PBI), Meningkatkan kapasitas tim pemantau komunitas sebagai pemantau dalam AGBK tahap- 2 di tingkat desa, Melakukan asistensi pada pemerintah kabupaten terkait prinsip-prinsip replikasi sekolah perempuan dan AGBK tahap-2. Beberapa hasil kegiatan yang dapat dicapai adalah telah disepakati kriteria desa calon wilayah replikasi sekolah perempuan di Kabupaten Gresik dengan tingkat kemiskinan tertinggi dan jika memungkinkan yang terbanyak …

Read More »

PERINGATAN HARI ANTI KEKERASAN TERHADAP PEREMPUAN DAN ANAK “ SELAMATKAN GENERASI DARI PERKAWINAN ANAK”

Bertempat di Gedung PKK Putri Mijil Kabupaten Gresik, Rabu, 7 Desember 2016, Peserta terdiri dari unsur Forum Multipihak Desa dan kabupaten, Komite Pemantau Daerah dan Sekolah Perempuan. Kegiatan ini bertujuan memperluas gerakan yang mengkampanyekan Anti Kekekerasan Terhadap Perempuan dan Anak, Memperkuat kapasitas forum multiphak kabupaten dalam membangun strategi  penghentian perkawinan anak dengan melibatkan semua pihak, Meningkatkan kapasitas komunitas akar rumput dalam mengkampanyekan Anti Kekerasan Terhadap Perempuan dan Anak, Menyepakati deklarasi bersama untuk upaya penghapusan Kekerasan Terhadap Perempuan dan Anak. Kegiatan ini dimaksudkan juga sebagai puncak kegiatan Sekolah Perempuan dalam memperingati hari keaksaraan Internasional, Sekolah Perempuan menyelenggarakan lomba menulis dengan tema membaca masa lalu, menulis masa depan.  Pemenang lomba menulis  dan penyerahan hadiah diberikan pada pelaksanaan kegiatan ini. Kegiatan ini dikemas …

Read More »

Workshop “Penghidupan Berkelanjutan Perempuan” Berperspektif Feminis dan Pluralis (Livelihood).

Workshop “Penghidupan Berkelanjutan Perempuan” Berperspektif Feminis dan Pluralis (Livelihood), bertempat di Hotel Heritage Surabaya selama 2 hari, 7-8 November 2016, menghadirkan narasumber dari Institut KAPAL Perempuan Ibu Titik Hartini, diikuti 11 orang leader Sekolah Perempuan Desa Sumbergede, Kesamben Kulon, Mondoluku dan Sooko. Ibu Titik menyampaikan bahwa tujuan dari workshop ini adalah untuk pendalaman strategi dan indikator outcome livelihood, Menguji kelayakan usaha dari kegiatan ekonomi yang dikembangkan, dan menyiapkan kelembagaan ekonomi Sekolah Perempuan. Out comes dan indikator penghidupan berkelanjutan (Livelihood) yang akan dikembangkan oleh Sekolah Perempuan harus dapat memenuhi unsur sebagai berikut: Meningkatkan pendapatan Meningkatkan kualitas hidup perempuan Mengurangi kerentanan Kedaulatan pangan Penggunaan basis sumberdaya alam yang berkelanjutan (sustainable) Sekolah perempuan juga berdiskusi untuk menganalisis kekuatan, kelemahan, peluang dan tantangan yang …

Read More »